">


25 November 2019 / Renungan Harian

PEMULIHAN


media

Wahyu 21:5-27

“Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” (Wahyu 21:5)

 

Museum untuk hubungan yang telah kandas atau Museum of Broken Relationships, dibuka pada Juni 2016. Di dalamnya ada benda-benda tentang kisah hubungan yang kandas. Banyak orang menyimpan barang-barang kenangan pilu di sana. Pihak museum memperlakukan benda-benda yang sentimentil itu layaknya barang seni. Mengapa ada museum seperti itu? Pengelola mengatakan bahwa ada baiknya menutup masa lalu, melepaskan perasaan tertekan yang mungkin masih menyakiti hati.

Penderitaan yang terjadi tidak selamanya menjadi derita. Allah membuat segalanya menjadi baru. Ia memiliki kuasa menjadikan segala sesuatu baru karena Ia adalah Alfa dan Omega; yang awal dan akhir. Bila pada waktu yang lampau (alfa) Allah memberikan pemulihan, maka di waktu yang akan datang juga Allah tetap akan melakukan pemulihan. Allah ingin umat-Nya memusatkan perhatian kepada-Nya, yang akan terus memulihkan umat-Nya. Bersama Allah, kita dapat mengalami suatu awal yang baru. Ia dapat menolong kita untuk melepaskan pengalaman masa lalu dan mulai berpegang kepada-Nya. Hubungan yang terjalin dengan Allah akan memberikan suatu pengharapan yang baru bagi semua orang yang mau percaya kepada-Nya.

Kita mungkin pernah melewati masa-masa di mana hubungan kita kandas, relasi rusak, usaha gagal, usaha tak berhasil. Namun, semua peristiwa itu bukanlah akhir. Allah akan membuat yang baru. Ia meminta kita melihat karya-Nya. Ia mau memulainya di dalam diri kita.

REFLEKSI: Masa lalu bukan milik kita lagi. Apa yang dapat kita lakukan untuk menjadikan hari ini sebagai hari yang baru?

Mzm. 24; Yer. 46:18-28; Why. 21:5-27

 

Latest ARTICLE