26 April 2019 / Renungan Harian

SAYA PUNYA TUHAN YANG BESAR


media

SAYA PUNYA TUHAN YANG BESAR
1 Samuel 17:19-32

‘Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang hidup?” (1Sam. 17: 26)

Dalam sebuah khotbah, seorang Pendeta dengan semangat berkata, ”Jangan hanya berkata: O God, I have big problem. Kita harus berani berkata: Hey problem, I have big God!” Ya, yang terakhir perlu kita tekankan, sebab kita yakin, masalah sebesar apa pun tidak melebihi kebesaran Tuhan kita. Kalau Tuhan berkehendak, kita akan mengalahkan masalah yang ada.

Khotbah Pendeta itu mungkin terinspirasi oleh sikap Daud. Ketika seluruh orang Israel ketakutan menghadapi Goliat yang mengancam, mengintimidasi mereka, Daud dengan percaya diri bermaksud melawan Goliat. Kita mengerti kalau orang Israel takut terhadap Goliat. Goliat adalah orang Filistin, bangsa yang terkenal hebat dalam berperang. Ia adalah pendekar orang Filistin, tingginya enam hasta sejengkal dengan perlengkapan perang yang lengkap dan gagah (1Sam. 17:4). Tetapi Daud berbeda. Ia tidak takut kepada Goliat, yang lebih tepat disebut sebagai raksasa. Ia memutuskan melawannya, meski ia ditentang oleh kakak-kakaknya. Mengapa Daud berani? Sebab Ia meyakini, Allah adalah Allah yang hidup dan karena itu Goliat tidak akan sanggup mengalahkan orang yang percaya kepada-Nya.

Ketika menghadapi masalah apa pun, sangat baik jika kita meniru sikap Daud. Kita berfokus kepada Tuhan yang besar, yang sanggup menolong kita menyelesaikan segala masalah yang ada dan bukan kepada masalah yang kita hadapi. Tuhan sanggup mengatasi persoalan yang kita hadapi, sebesar apa pun itu.

DOA:

Ya Tuhan, ajarkan kami fokus pada kebesaran-Mu. Amin.

Mzm. 150; 1Sam. 17:19-32; Kis. 5:17-26

Latest ARTICLE