09 March 2019 / Renungan Harian

Selalu Ada Pilihan Tindakan


media

SELALU ADA PILIHAN TINDAKAN
Pengkhotbah 3:1-8

… ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. (Pkh. 3:8)

Apa yang unik dari manusia ketimbang ciptaan Allah yang lain? Adanya akal budi dan hati nurani. Dengannya, manusia mampu mengolah, memilah dan memilih dengan pola yang tidak seragam, karena memiliki kemampuan mencermati dan memberi makna tertentu kepada peristiwa hidupnya.

Penulis kitab Pengkhotbah adalah orang yang realistis. Dia sadar betul bahwa selagi manusia hidup, rupa-rupa hal dapat terjadi. Ada hal yang menyenangkan dan ada hal yang menyedihkan. Ada saatnya kita aktif, ada kalanya kita berdiam diri. Tetapi tentu ia tidak sekadar memperlihatkan keragaman saja. Dengan maksud mengajarkan hikmat kebijaksanaan, ia mengajak kita para pembacanya untuk cermat menyeimbangkan suasana pikiran dan hati yang berujung pada tindakan dalam berbagai keadaan hidup kita. Ternyata selalu ada alternatif pilihan tindakan yang dapat diambil. Misalnya saja, tidak semestinya seseorang terus berperang jika jalan menuju damai terbuka lebar. Tetapi juga tidak semestinya orang berdamai dengan kejahatan saat ketidakadilan mesti diperangi. Sungguh sebuah sikap yang bijak, bukan?

Acap kali ada orang beranggapan bahwa ia menemukan ‘jalan buntu’ dalam hidupnya. Tetapi apakah benar demikian? Sebenarnya yang terjadi bukan ‘jalan buntu’, tetapi ia enggan untuk mengambil alternatif pilihan tindakan yang semestinya dapat ia ambil. Mari, belajar bijaksana menyikapi ragam hidup.


 

REFLEKSI:

Selalu ada pilihan tindakan yang dapat diambil. Ingatlah ini jika kita sudah mulai keras hati dan keras kepala.

Mzm. 91:1-2, 9-16; Pkh. 3:1-8; Yoh. 12:27-36

Latest ARTICLE